Novel Terjemahan

Perbedaan Kickboxing Dan Muay Thai

        Muay Thai dan kickboxing adalah gaya bertarung stand up yang mengalami perkembangan luar biasa dua dekade terakhir. Sekilas, kedua seni bela diri ini terlihat sangat mirip dan memang benar ada kesamaan dalam banyak aspek. Apa yang membedakannya? Caba saksikan masing-masing satu pertandingan kickboxing dan Muay Thai, dan kamu mungkin dapat dengan mudah melihat perbedaan terbesar antara kedua system beladiri ini. Muay Thai mengguna sistem serangan delapan poin sedangkan kickboxing adalah sistem empat poin. Inilah alasan mengapa kamu sering mendengar bahwa Muay Thai adalah “seni delapan tungkai.”

        Dengan kata lain, petinju Thailand dapat menggunakan delapan anggota badan untuk menyerang dengan pukulan, tendangan, lutut, dan siku. Sementara kickboxer dapat menggunakan “hanya” empat anggota badan untuk menyerang dengan tendangan dan pukulan. Lebih lanjut, Muay Thai sangat menekankan pada clinch dan penggunaan lutut serta siku. Inilah mengapa banyak orang berpikir tinju Thailand lebih baik karena kickboxer, sepeti para karateka lebih suka menyerang dari jarak tertentu. Tapi, kickboxing memiliki banyak bentuk di mana beberapa memungkinkan petarung untuk melakukan 1 serangan di clinch.

    Muay Thai dan Kick Boxing adalah dua beladiri berbeda. Tapi anehnya banyak orang yang mengagap kedua bela diri ini sama karena mengandalkan serangan atas, lewat pukulan serta tendangan, tanpa ada bantingan ataupun kuncian. Kalau diperhatikan lebih dalam, kita dapat menemukan bahwa paling tidak ada 7 Perbedaan Mendasar Antara kedua beladiri ini:

 1. Serangan Sikut dan Clinching Legal Dalam Muay Thai

strengthnspirit.wordpress.com

            Berbeda dari kick boxing, pertandingan Muay Thai sarat dengan jual beli serangan sikut dan juga teknik clinching. Biasanya teknik clinching dilakukan sebelum atlet melemparkan serangan sikut dalam duel jarak dekat. Seperti namanya, “Seni delapan Tungkai,” mampu membedah gerakan Muay Thai yang memberi gambaran secara utuh untuk membedakan dua disiplin bela diri ini. Delapan tungkai berarti ada delapan anggota tubuh yang dapat digunakan untuk menyerang lawan, termasuk sikut dan lutut selain tentunya kedua kaki dan tangan.

2. Dumps Dan sapuan diperbolehkan Dalam Muay Thai

www.vidio.com/

Teknik dumps dan sapuan diperbolehkan dalam pertandingan Muay Thai. Bahkan beberapa atlet kerap menggunakan dua teknik ini untuk mendapatkan poin dalam laga Muay Thai. Teknik sweep atau yang biasa disebut dengan leg trapping merupakan gerakan yang dipakai untuk menjatuhkan lawan melalui teknik sapuan. Mulai dari sapuan ketika menangkap tendangan lawan, sampai ketika melakukan duel pada saat clinching.  Teknik dumps sendiri merupakan cara menjatuhkan lawan ala Muay Thai dengan menggunakan momentum berupa dorongan yang disertai dengan mengganjal yang menyebabkan keseimbangan lawan goyah.  Kedua teknik ini hanya dapat dilakukan dalam pertandingan Muay Thai, dan akan menjadi ilegal kalau dipraktikkan dalam laga kickboxing.

3. Volume Serangan Dalam Kickboxing Lebih Padat

wallpapercave.com

Walaupun poin ini bukan menjadi sebuah ciri khas mutlak, sebagian besar laga kick boxing dihiasi oleh jumlah pukulan serta tendangan dengan volume yang lebih banyak. Para ahli serta praktisi Muay Thai dan kick boxing menilai bahwa atlet kick boxing lebih mengandalkan volume serangan berapa pukulan dan tendangan serta kelincahan dibanding para atlet Muay Thai. Yah ini wajar saja, sebab kickboxing pada dasarnya adallah olah raga beladiri yang lebih banyak mengabil teknik dari tinju dan karate dan menyerap banyak peraturan dan sisitem dari Muay Thai. Biasanya para petarung Muay Thai lebih menunggu untuk melemparkan satu serangan pamungkas daripada menghujani lawan dengan rentetan serangan.

Petarung Muay Thai dan kickboxer bertarung dengan kecepatan yang berbeda. Bela diri Thailand lebih sabar dan lebih suka melakukan serangan tunggal. Mereka melakukan setiap serangan dengan niat yang keras untuk menjatuhkan lawan. Inilah mengapa Muay Thai adalah seni mencolok yang mungkin memiliki rasio kerusakan per serangan tertinggi.

Kamu akan jarang melihat petarung Muay Thai melakukan tendangan lembut atau hanya menyentuh lawan dengan pukulan. Mereka akan mengeraskan volume seakan-akan mencium bau darah.

Kickboxer adalah pemukul volume padat dan memiliki output serangan yang jauh lebih tinggi. Mereka sangat pandai mencampur kombo tinju dengan tendangan rendah dan tinggi. Jika kamu melihat pertandingan mereka, kamu mungkin melihat mereka selalu menyelesaikan kombo tinju tiga pukulan dengan tendangan rendah. Atau, mereka bisa melakukannya sebaliknya dengan melepaskan tendangan dan diikuti dengan rentetan pukulan di belakang.

Baik pertandingan Muay Thai dan kickboxing biasanya mencakup 5 babak aksi dengan setiap babak berlangsung 3 menit. Namun, pertandingan K-1, semi-kontak, dan kickboxing rendah dapat mencakup 3 putaran, bukan 5.

Petarung Muay Thai cenderung memulai dengan lambat. Kemudian menggunakan dua ronde pertama untuk mengukur jangkauan mereka dan membaca lawan. Dengan kata lain, mereka menggunakan 10 menit pertama mengumpulkan cukup data untuk membuat rencana permainan selama 9 menit berikutnya dari perang murni.

Kickboxers cenderung meledakkan sejak awal babak pertama. Karena pertandingan terdiri dari 3 ronde, petarung tidak perlu menghemat tenaga dan bersabar. Mereka dapat menggunakan banyak hal dari detik-detik pembukaan dan pertandingan ini selalu menarik untuk ditonton.

4. Gerakan Kaki dan Tubuh

https://press.fourseasons.com/

Muay Thai memiliki gerak kaki dan gerakan lain yang sangat berbeda. Thai boxing dan Kick boxing biasanya berdiri dengan penjagaan yang tinggi, namun ada perbedaan cara mereka bergerak saat menyerang atau bertahan.

Petarung Muay Thai lebih sabar, kaki rata, dan cenderung menjaga kepala mereka tetap di garis tengah. Kamu hampir tidak akan melihat mereka memantul atau berputar-putar di sekitar ring seperti yang dilakukan para kickboxer. Sebaliknya, mereka cenderung bergerak maju hampir sepanjang waktu dan jarang bergerak ke samping atau merunduk menghindari serangan.

Kickboxer sangat menekankan pada gerak kaki dan gerakan kepala. Inilah salah satu alasan mengapa beberapa dari mereka dapat dengan mudah beralih ke tinju dan sebaliknya. Seperti halnya petinju, mereka sering kali ringan dan bergerak dari sisi ke sisi untuk menjaga jarak atau menciptakan sudut.

Tidak seperti petarung Muay Thai, para kickboxer fokus untuk bergerak masuk dan keluar dengan cepat dan menggunakan sudut untuk mengatur serangan. Sebagian besar waktu, mereka akan menggunakan gerakan kepala untuk menghindari serangan alih-alih bergerak mudur atau menggunakan sleding step. Kickboxer bergerak lebih baik dan dengan itu, memiliki pertahanan yang lebih baik. Tapi ini tetap terbuka untuk diperdebatkan.

5. Teknik Tinju

https://line.17qq.com/

Kickboxers, terutama yang dari barat, sangat menekankan pada kombo tinju murni dan pengaturan jarak khas Karate. Inilah salah satu alasan mengapa mereka sering berprestasi baik dalam tinju, kick boxing dan sebaliknya. Mereka menggunakan sudut, gerakan kepala, dan volume pukulan lebih banyak daripada petarung Muay Thai.

Dalam Muay Thai, petarung fokus menggunakan tendangan sementara keterampilan tinju mereka kurang teknis. Ini tidak berarti tinju Thailand kurang berguna dan keterampilan mereka buruk. Mereka lebih suka melempar tendangan daripada pukulan sementara kickboxer akan melakukannya sebaliknya.

6. Teknik Menendang

https://www.wallpaperflare.com/

Di sinilah kedua seni ini paling berbeda dalam hal melakukan serangan. Tendangan dalam kickboxing berbeda dengan yang ada di Muay Thai. Perbedaan utamanya terletak pada cara mereka melempar dan mendaratkannya. Seperti yang dikatakan sebelumnya, bela diri Thailand sangat menekankan pada tendangan dan ini adalah senjata utama para petarung. Petarung melemparkannya dengan memutar pinggul mereka dan mendarat dengan bagian bawah tulang kering atau “tibia”.

Tidak seperti kickboxer, petarung Thai Boxing tidak menekuk lutut saat melakukan tendangan. Mereka menjaga kaki tetap rileks sampai saat tendangan mendarat  dengan lebih cepat. Tendangan ini memiliki kekuatan besar di belakangnya, seperti memukul seseorang dengan tongkat baseball. Lihat saja betapa kaku kaki Buakaw saat dia melakukan tendangan.

Kickboxer melempar tendangannya dengan memutar pinggul dan kemudian mengangkat kaki ke atas sebelum menjentikkan lutut. Tidak seperti petarung Thai Boxing, mereka lebih suka mendarat dengan kaki mereka. Beberapa dari mereka mungkin mendarat dengan bagian tengah/bawah tulang kering, tetapi mereka lebih suka terhubung dengan kaki.

7. Memblokir Tendangan

https://www.wallpapertip.com/

Muay Thai dan kickboxing berbeda dalam hal mempertahankan tendangan juga. Petarung Thai Boxing akan melakukan chek hampir setiap tendangan dengan tulang kering mereka. Meskipun ini tidak berlaku untuk semua kickboxer, banyak dari mereka yang sebenarnya tidak memblokir tendangan dengan tulang kering. Atau mereka tidak memblokir tendangan secara langsung dalam banyak kasus. Banyak dari mereka yang mau menerima tendangan bersih untuk membalas dengan kombinasi tinju atau menggunakan step untuk menghindari tendangan.

 

 

Masih bingung? Kalau begitu coba saksikan pertandingan Israel Adesanya the strongest wibu, dia mungkin adalah pengguna paling dikenal gaya ini. Catatan dari 100 lebih pertandingan professional miliknya lebih dari cukup sebagi bukti klaim saya di atas.

Reference:

Ref:

  1. https://www.nodokter.com/ini-beda-muay-thai-dengan-kickboxing-mana-yang-anda-pilih/
  2. https://www.onefc.com/id/features/3-perbedaan-signifikan-antara-muay-thai-dan-kickboxing/
  3. https://www.liveabout.com/history-and-style-guide-kickboxing-2308271
  4. https://www.youtube.com/watch?v=9dOPVUCQO8o
  5. https://www.liveabout.com/history-and-style-guide-kickboxing-2308271
×