Novel Terjemahan

OTAKU-CERDAS| Alasan Ibumu selalu mampu menemukan barang hilang di rumah

Otaku-cerdas, taukah kamu penyebab kutukan barang hilang yang selalu ketemu jika yang mencarinya ibumu?

Bayangkan situasi ini, kamu kehilangan kunci motormu. Padahal kamu sangat yakin telah meletakkannya di tempat diatas kulkas karna kebiasaanmu. Kamu mencoba menemukanya tapi tidak ketemu. Kamu sangat yakin bahwa benda itu benar-benar kamu letakan di sana. Kemudian kamu meminta bantuan pahlawanmu, mamamu. Dia menuju ke kulkas, tempatmu mencari kunci tadi. Beberapa saat kemudian dia datang dan memeberikan kunci yang dari tadi kamu cari. saya yakin kamu setidaknya pernah mengalami keadaan yang mirip setidaknya sekali.

Nah otaku, kali ini kita OTAKU-AKUT akan mencoba menjelaskan kenapa peristiwa ini bisa terjadi. Tidak, kita tidak akan membahas hal mistis seperti Poltergeis, pergeseran dimensi, ditransfer ke isekai dan atau Tempory invisibility. Sebenarnya semua keanehan ini sudah mampu dijelaskan oleh sains. Tepatnya neoresains salah satu cabang ilmu kedokteran yang mempelajari system saraf atau sisitem nemuron. Area studi mereka mencakup struktur, fungsi, sejarah evolusi, perkembangan, genetika, fisiologi, farmakologi, perhitungan neurisains dan pantologi system saraf. Sekedar informasi, walaupun saya yakin kalau kalain tidak peduli denga penjelasan ini.

Dalam buku yang berjudul ‘why men don’t listen and women can’t read map’ karangan Allan dan Barbara Pearce, terdapat beberap perbedaan antara mata laki-laki dan wanita secara umum. Hal ini berhungan dengan biologi dan kebiasaan yang telah berlansung selama berabat-abat.

Berikut rangkuman perbedaan tersebut:

1. Mata laki-laki lebih tajam kedapan, sedangkan wanita lebih melabar.

Otaku, kalau kamu laki-laki kamu pasti akan sering melirik cewek cakep (0nee-chan kawai) yang lewat dari samping atau dari depannya. Sebenarnya para wanita (dibaca para gadis) juga melirik pria tampan yang lewat didekatanya. Bedanya, wanita tidak perlu menoleh karena jangkauan pandangan wanita lebih dari 180 derajat. Ini karena mata wanita punya lebih banyak jenis kerucut dalam retinanya.

 

Mata pria ukurannya lebih besar dari mata wanita, dan otak menyusunnya seperti sebuah terowongan. Artinya, pria bisa melihat lebih jelas, lebih tepat, dan lebih jauh dibanding wanita. Mirip teropong deh.tapi, mereka ngak perlu menoleh karna pada kenyataanya pandangan mereka lebih luas.

2. Pria lebih bisa melihat di dalam gelap

Jangan serahkan tugas menyetir pada wanita saat malam. Sebab, ternyata pria memang lebih mahir melihat di dalam gelap dibanding wanita. Apalagi, pria juga punya kemampuan spasial yang lebih baik di otak kanannya. Sebaliknya, wanita biasanya kesulitan melihat jarak jauh di dalam kegelapan. Kemampuan ruang yang terbatas juga bikin sebagian besar wanita sulit menentukan arah laju kendaraan lain di malam hari.

3.Mata wanita bisa melihat lebih banyak

Sejak ribuan tahun yang lalu, otak pria dipersiapkan untuk berburu. Kita harus bisa melihat banyak hal dalam area yang sempit. Otak kita secara otomatis menyempitkan penglihatan kita supaya bisa memusatkan perhatian pada satu hal yang khusus, misalnya binatang buruan.

Pada wanita tidak seperti ini. Sebagai spesies yang terbiasa bertugas melindungi sarang atau tempat tinggal, otak wanita pun terprogram untuk mengolah semua informasi visual yang masuk di lingkup yang lebih luas. Inilah kenapa wanita lebih gampang mencari barang hilang dibanding pria, karena otaknya bisa memproses lebih banyak “gambar” dalam satu waktu dibanding pria.

Kesimpulan

Nah otaku, dari beberapa jabaran diatas mungkin belum cukup untuk menjawab semua pertanyaan yang ada dibenakmu. Yang ini mungkin lebih mudah untuk dimengaerti. Ibu-ibu yang biasanya beres-beres, melihat berbagai barang yang ada di sekitarnya secara tidak sadar. Berdasarkan teori evolusi, jangkauan pandangan wanita lebih luas daripada laki-laki, contohnya kalau lihat cewek cakep, laki-laki pasti menoleh, sedangkan wanita cukup melirik saja. hal ini bisa jadi berlaku bagi ibu-ibu yang sudah ‘terlatih’ kemampuan melirik/melihat sepintasnya, jadi bisa menemukan barang secara cepat.

Selain itu, ketika kita sendiri yang mencari barang, pikirian kita cenderung ‘chaos’ dan panik tanpa mencerna dan lebih tenang dalam berusaha. Ibu, yang ‘orang luar’ dan tidak berurusan dengan kehilangan itu, lebih bisa tenang dan mudah mendapatkannya. Selain itu ya karena biasanya ibumulah yang membereskan rumah, jadi tentunya ingat letak ‘normal’ suatu benda. Dia akan segera menyadari sesuatu yang tidak normal.

×