Novel Terjemahan

Chunibyo, Sindrom Kelas Delapan ~

Bayangkan saat imajinasi kamu tak terbendung lagi. Chunibyo mungkin terdengar asing untuk beberapa lapisan masyarakat. Bayangkan jika kamu menggeluti kehidupan dengan membaca komik, menonton film genre anime, main game, maka tak jarang orang tersebut memiliki keinginan untuk menjadi karakter yang telah direkam oleh ingatan tersebut.

Dalam bahasa Jepang Keadaan ini dikenal dengan istilah unik “Chuunibyou”. Sindrom ini sangat mengganggu jika berada di tingkat kronis pada Khalayak Publik dan berpotensi menyebabkan kematian ‘Secara Sosial’. Mengapa tidak? Bayangkan jika tiba-tiba ada orang bertingkah aneh selayaknya memiliki kekuatan, berguling di lantai, mengucap mantra aneh, diajak komunikasi selalu gagal paham. Sungguh mengganggu bukan?

Salah satu dan mungkin satu-satunya sisi positif dari sydrom ini adalah, Meskipun si Penderita bertingkah berlebihan bisa dipastikan ia memiliki bakat Acting mengagumkan loh! Menurut Para Ahli Psikologi, sindrom ini sangat lazim dialami kalangan Remaja tak lain sebagai pelarian dari kenyataan yang ia terima sebab akan merasakan perubahan aneh dirinya sendiri dan Termasuk dalam kenakalan Remaja.

Sindrom ini dikategorikan serupa tetapi tak seiras dengan beberapa kelainan. Jika Alter Ego berhubungan dengan Kepribadian ganda, Bipolar dengan emosi, Wibu dengan obsesi hebat, Otaku dengan dedikasi hobi Maka, Sindrom kelas 8 mencakup semua elemen dari fenomena psikologis diatas. Tetapi, anehnya Justru tidak menjerumus salah satu dari mereka. Ya! Penderita sindrom kelas 8 masih sadar dalam batas normal hanya saja ia melakukannya berlebihan seolah-olahnya imajinasinya tidak ada yang menghalangi

Oh iya sampai sekarang aku masih berfikir bawah orang yang menggaku dapat melihat dan memanggi mahluk halus di acara-acara televise itu sebenarnya adalah seorang chuni.

Arti kata Chunibyo

Chunibyo (中 二 病 Chūnibyō) adalah sebuah istilah sehari-hari di Jepang yang diterjemahkan menjadi “sindrom tahun kedua sekolah menengah”, atau juga sering disebut sebagai “sindrom kelas delapan”, setingkat dengan kelas 2 smp sederajat. Istilah ini biasanya digunakan untuk menggambarkan para remaja yang memiliki delusi keagungan, yang mana mereka meyakinkan diri mereka sendiri bahwa mereka memiliki pengetahuan tersembunyi atau kekuatan rahasia. Istilah ini telah dipopulerkan di manga dan acara anime seperti Chūnibyō Demo Koi ga Shitai!.

Dan pada perkembangannya, istilah chuunibyou ini juga mengalami banyak evolusi. Misalnya seperti ada istilah baru mengenai sindrom anak kelas dua sma yang disebut sebagai kounibyou (高二 病), dan juga sindrom anak kelas dua sd atau yang sering disebut sebagai shounibyou (小 二 病).

Sejarah

Hikaru ijuin merupakan orang yang dianggap pertama kali menggunakan dan mempopulerkan istilah chuunibyou ini. Hal ini tepatnya terjadi pada tahun 1999 pada bulan november. Dimana hikaru ijuin pada acara radionya yang berjudul UP’S, ia menyatakan bahwa “Aku (hikaru ujin) sedang mengontrak chuunibyou dirinya sendiri”. Dan dia kemudian membuka bagian di acaranya dan berkata “Apakah saya sakit ?, Oh itu hanya chuunibyou”. Yang mana hal ini terjadi saat ia membaca “kasus” orang yang memanifestasikan chuunibyou.

Dan selanjutnya ijuin mendefinisikan tentang pengertian chuunibyou ini sebagai sebuah hal yang biasa dilakukan oleh anak-anak sekolah menengah kelas 2, atau juga anak sekolah kelas 8. Dan dari sinilah kepopuleran istilah chuunibyou mulai meroket dan terkenal sampai saat ini juga.

Macam jenis chunibyo

1.   DQN (DQN 系, dokyun-kei)

Seseorang yang berpura-pura menjadi anti sosial. Padahal sebenarnya dirinya sendiri tidaklah bersifat seperti demikian. Para chuunibyou yang bertipe ini sering kali berlagak seperti penjahat. Sering mengarang cerita seolah dia adalah ketua gangster, atau juga sering terlibat perkelahian. Padahal semua tindakan dan cerita yang diutarakannya hanyalah sebuah fiktif belaka.

2.   Subkultural / Hipster (サ ブ カ ル 系, sabukaru-kei)

Divideo sebelumnya aku membahas dengan menjadi unik kamu akan memenangkan pesaingan untuk mendapatkan perhatian. Tapi, berlebihan dan tidak menjadi diri sendiri juga tidak baik.

Para chuunibyou yang bertipe seperti ini selalu bertindak anti-mainstream. Mereka berkata, dan berperilaku yang berbeda dari kebiasaan lingkungan pergaulan yang ada di sekitarnya. Dan faktanya Orang-orang dari jenis ini tidak benar-benar menyukai subkultur itu sendiri, tetapi lebih berusaha untuk mendapatkan faktor “keren” dengan tidak memiliki minat yang sama dengan orang lain.

3. Evil Eye (邪 気 眼 系, jakigan-kei)

Tipe yang ketiga ini sepertinya yang paling banyak. Yakni adalah para chuunibyou yang merasa didalam dirinya terdapat sebuah kekuatan hebat, kekuatan supernatural yang tidak dimiliki oleh orang lainnya. Kekuatan tersembunyi yang terpendam didalam dirinya. Sebagai contoh misalnya seperti kekuatan mata iblis, dan kekuatan bloodline seperti punya sharingan atau byakugan.

4. Denpa / denpa-kei

Dan yang terakhir ini merupakan para chuunibyou yang merasa seperti pahlawan yang kesepian. Merasa dirinya sebagai seorang yang sendirian di dunia. Merasa tidak ada yang setara dengan kemampuan dirinya.

Misalnya mereka mengkhayal bahwa dirinya adalah seorang alien, atau juga jadi reinkarnasi dari orang di dunia lain (isekai), atau juga jadi seorang time traveller, dan sebagainya. Intinya mereka berperilaku seolah dirinya sendiri yang cuma tersisa di dunia ini. Sedangkan orang lain dianggap seperti orang .

Ref:

^ “The Anime Encyclopedia, 3rd Revised Edition: A Century of Japanese Animation”. 16 July 2018. 

^ “Pengertian chuunibyou, ciri, gejala, jenis, contoh sindrom Chūnibyō”. 24 Agustus 2019. 

×